Laporan Payakumbuh – Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki peran strategis dan kunci dalam memperkuat sumber daya manusia (SDM) kesehatan nasional. Hal tersebut disampaikannya dalam sebuah forum yang membahas penguatan sektor kesehatan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Zulmaeta, keberhasilan pembangunan kesehatan nasional tidak dapat dilepaskan dari peran aktif pemerintah daerah dalam menyiapkan tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan merata hingga ke tingkat pelayanan dasar.
Peran Daerah dalam Pembangunan SDM Kesehatan
Wako Zulmaeta menyampaikan bahwa pemerintah daerah merupakan ujung tombak dalam pengelolaan dan pembinaan SDM kesehatan. Daerah memiliki kewenangan dan tanggung jawab besar dalam memastikan ketersediaan tenaga kesehatan, mulai dari dokter, perawat, bidan, hingga tenaga kesehatan lainnya.
“Pemda memiliki peran yang sangat penting dalam memperkuat SDM kesehatan nasional, karena pelayanan kesehatan langsung bersentuhan dengan masyarakat di daerah,” ujar Zulmaeta.
Ia menekankan bahwa penguatan SDM kesehatan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui perencanaan yang matang dan kebijakan yang tepat sasaran.
Fokus pada Pemerataan dan Kualitas Pelayanan
Salah satu tantangan utama yang disoroti Wako Payakumbuh adalah pemerataan tenaga kesehatan. Menurutnya, masih terdapat kesenjangan distribusi tenaga kesehatan antara wilayah perkotaan dan daerah pinggiran.
Pemko Payakumbuh, kata Zulmaeta, terus berupaya mendorong pemerataan tenaga kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit.
“Kualitas pelayanan kesehatan sangat ditentukan oleh kualitas SDM-nya. Karena itu, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan menjadi prioritas,” tegasnya.

Baca juga: DPW NasDem Sumbar Resmi Lantik Pengurus DPD–DPC Payakumbuh, Fadly Amran Tekankan Soliditas Kader
Dorong Pelatihan dan Peningkatan Kompetensi
Dalam rangka memperkuat SDM kesehatan, Pemko Payakumbuh secara konsisten mendorong pelaksanaan pelatihan, pendidikan berkelanjutan, serta peningkatan kapasitas tenaga kesehatan. Hal ini dilakukan agar tenaga kesehatan mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan.
Zulmaeta menilai bahwa tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional akan mampu memberikan pelayanan yang lebih humanis, responsif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Sinergi Pusat dan Daerah Jadi Kunci
Wako Zulmaeta juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan SDM kesehatan. Menurutnya, kebijakan nasional perlu didukung oleh implementasi yang kuat di daerah agar hasilnya optimal.
Pemko Payakumbuh siap mendukung program-program nasional di bidang kesehatan, termasuk penguatan layanan primer, penanganan stunting, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak.
“Kolaborasi pusat dan daerah menjadi kunci untuk menciptakan sistem kesehatan yang kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Komitmen Pemko Payakumbuh Tingkatkan Layanan Kesehatan
Sebagai bentuk komitmen, Pemko Payakumbuh terus melakukan pembenahan di sektor kesehatan, baik dari sisi SDM, sarana prasarana, maupun tata kelola pelayanan. Pemerintah daerah juga berupaya menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi tenaga kesehatan agar mereka dapat bekerja secara optimal.
Zulmaeta berharap, dengan penguatan SDM kesehatan, derajat kesehatan masyarakat Payakumbuh dapat terus meningkat dan berkontribusi terhadap pencapaian target kesehatan nasional.
Menuju Sistem Kesehatan yang Tangguh
Pernyataan Wako Zulmaeta menegaskan bahwa penguatan SDM kesehatan bukan hanya menjadi agenda nasional, tetapi juga tanggung jawab bersama pemerintah daerah. Dengan SDM kesehatan yang kuat, profesional, dan merata, sistem kesehatan nasional diharapkan semakin tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
“Investasi pada SDM kesehatan adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa,” tutup Zulmaeta.





