Laporan Payakumbuh – Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Payakumbuh menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan misi kemanusiaan setelah berhasil menembus daerah Subarang Aia yang terisolir akibat cuaca ekstrem dan kerusakan akses jalan. Bantuan logistik berupa pangan, perlengkapan bayi, serta kebutuhan dasar lainnya berhasil disalurkan kepada warga yang terputus dari jalur utama sejak beberapa hari terakhir.
Akses Terputus, Warga Kekurangan Pasokan
Wilayah Subarang Aia menjadi salah satu kawasan yang terdampak paling parah setelah hujan deras berkepanjangan menyebabkan longsor dan membuat beberapa jembatan darurat tak lagi dapat digunakan. Kondisi tersebut membuat mobilitas warga lumpuh, termasuk distribusi kebutuhan pokok.
Beberapa warga mengaku mulai kesulitan mendapatkan bahan makanan harian lantaran tidak adanya jalur yang bisa dilalui kendaraan umum maupun motor. Situasi tersebut mendorong Tagana bersama BPBD dan unsur pemerintah lainnya bergerak cepat mengirimkan bantuan.
Tim Tagana Tempuh Jalur Ekstrem
Kepala Dinas Sosial Kota Payakumbuh melalui Koordinator Tagana menjelaskan bahwa tim harus menempuh jalur kaki sejauh beberapa kilometer karena kendaraan tidak dapat melewati titik longsor dan jalan berlumpur tebal.
“Medannya sangat berat. Ada titik yang harus kami lalui dengan berjalan sambil membawa logistik di punggung. Tapi keselamatan dan kebutuhan warga adalah prioritas,” ujarnya.
Perjalanan juga sempat terhambat oleh aliran sungai kecil yang meluap. Namun dengan peralatan terbatas dan koordinasi lapangan yang ketat, tim akhirnya berhasil mencapai permukiman warga.

Baca juga: Payakumbuh Kerahkan 100 Personel dan Bantuan Lengkap untuk Percepatan Penanganan Bencana di Sumbar
Bantuan untuk Warga Rentan
Bantuan yang diserahkan mencakup beras, mie instan, air mineral, makanan siap saji, perlengkapan balita, selimut, serta kebutuhan mendesak lainnya. Pendataan terhadap warga lansia, ibu hamil, dan balita juga dilakukan untuk memastikan adanya langkah lanjutan dalam penyaluran bantuan tahap berikutnya.
Warga menyambut kedatangan tim dengan haru. Beberapa dari mereka mengaku sudah hampir putus asa menunggu bantuan karena kondisi cuaca masih belum bersahabat.
Pemerintah Siapkan Penanganan Jangka Panjang
Pemkot Payakumbuh memastikan penanganan tidak berhenti pada distribusi logistik saja. Upaya pembukaan akses jalan serta normalisasi alur sungai kini sedang dikoordinasikan bersama pihak terkait untuk mencegah potensi bencana susulan.
“Bantuan darurat harus segera sampai, namun pemulihan akses merupakan hal penting agar aktivitas warga kembali normal,” kata pejabat terkait.
Tagana juga dijadwalkan kembali ke lokasi dalam beberapa hari mendatang apabila diperlukan tambahan distribusi bantuan atau evakuasi terbatas.
Dengan kerja keras tim lapangan dan dukungan berbagai pihak, pemerintah berharap masyarakat Subarang Aia dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara aman, terutama menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa waktu ke depan.





