Laporan Payakumbuh – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menggelar Safari Ramadhan 1447 Hijriah dengan memprioritaskan kunjungan ke daerah-daerah terdampak bencana. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang masih dalam proses pemulihan pascabencana alam.
Safari Ramadhan menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung, terutama di wilayah yang mengalami dampak sosial dan ekonomi akibat bencana.
Wujud Kepedulian Pemerintah di Bulan Suci
Gubernur Sumatera Barat melalui jajaran Pemprov menegaskan bahwa Safari Ramadhan tahun ini tidak sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi sarana memperkuat empati dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.
Daerah-daerah yang sebelumnya terdampak bencana seperti banjir, longsor, dan cuaca ekstrem menjadi fokus utama kunjungan, guna memastikan kondisi masyarakat serta kebutuhan dasar dapat terpantau dengan baik.
Salurkan Bantuan dan Dengarkan Aspirasi Warga
Dalam setiap kunjungan Safari Ramadhan, Pemprov Sumbar menyalurkan berbagai bentuk bantuan, mulai dari bantuan sosial, paket kebutuhan pokok, hingga dukungan untuk rumah ibadah. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya bagi warga yang terdampak langsung bencana.
Selain itu, kegiatan Safari Ramadhan juga dimanfaatkan untuk berdialog dengan tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta warga setempat guna menyerap aspirasi dan keluhan yang berkembang di lapangan.

Baca juga: Raffi Ahmad dan 100 Musisi Heal Sumatra Salurkan Bantuan ke Huntara Katapiang
Sinergi Pemprov dan Pemerintah Kabupaten/Kota
Pemprov Sumbar menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota dalam pelaksanaan Safari Ramadhan. Koordinasi lintas sektor diperlukan agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan program pemulihan pascabencana dapat berjalan optimal.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemprov berharap upaya penanganan dampak bencana dapat dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.
Penguatan Nilai Keagamaan dan Solidaritas Sosial
Safari Ramadhan juga diisi dengan kegiatan keagamaan seperti tausiah, buka puasa bersama, dan salat berjamaah. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai keimanan, kebersamaan, serta solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Pemprov Sumbar menilai, penguatan spiritual sangat penting untuk membangun ketangguhan masyarakat, khususnya dalam menghadapi ujian pascabencana.
Harapan untuk Pemulihan dan Pembangunan Berkelanjutan
Melalui Safari Ramadhan 1447 H, Pemprov Sumbar berharap masyarakat terdampak bencana dapat merasakan kehadiran pemerintah secara nyata. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus mempercepat pemulihan infrastruktur, ekonomi, dan sosial di wilayah terdampak.
Safari Ramadhan diharapkan menjadi penguat semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus mempertegas komitmen Pemprov Sumbar dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan di seluruh daerah.





