Laporan Payakumbuh – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menyalurkan bantuan sebanyak 4.104 kilogram beras untuk pedagang yang terdampak musibah kebakaran di Pasar Payakumbuh. Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh perwakilan Pemprov bersama Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh, Senin (15/9/2025), dan disambut penuh haru oleh para penerima.
Bentuk Kepedulian Pemerintah
Kebakaran yang melanda Blok Barat Pasar Payakumbuh beberapa waktu lalu telah menghanguskan puluhan kios dan meninggalkan luka mendalam bagi para pedagang yang kehilangan sumber penghidupan.
“Ini bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang sedang menghadapi kesulitan. Bantuan beras ini memang tidak bisa mengganti kerugian pedagang, tapi setidaknya bisa meringankan kebutuhan dapur mereka,” ujar Kepala Dinas Sosial Sumbar, Yuliarman, saat menyerahkan bantuan.
Jumlah dan Mekanisme Penyaluran
Bantuan beras sebanyak 4.104 kilogram itu dibagi rata kepada 684 pedagang yang tercatat sebagai korban terdampak kebakaran. Masing-masing pedagang menerima sekitar 6 kilogram beras. Mekanisme distribusi dilakukan secara bertahap dengan melibatkan Dinas Sosial Kota Payakumbuh, aparat kecamatan, serta perwakilan asosiasi pedagang.
“Pembagian dilakukan secara transparan, sesuai data yang telah diverifikasi. Kami ingin memastikan semua pedagang terdampak mendapat haknya,” tambah Yuliarman.

Baca juga: Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan Tunai Rp421 Juta untuk Korban Kebakaran Pasar Blok Barat
Dukungan Pemko Payakumbuh
Wali Kota Payakumbuh, Rida Ananda, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumbar yang sigap menyalurkan bantuan. Menurutnya, langkah cepat ini sangat membantu masyarakat yang sedang berupaya bangkit pasca bencana.
“Pemko bersama Pemprov akan terus bersinergi. Selain bantuan pangan, kami juga tengah mengupayakan solusi untuk pemulihan ekonomi pedagang, termasuk penyediaan tempat usaha sementara agar mereka bisa kembali berdagang,” jelas Rida.
Suara Pedagang
Para pedagang yang menerima bantuan mengaku lega dengan perhatian pemerintah. Salah seorang pedagang, Nurhayati, mengatakan bahwa bantuan beras ini sangat berarti untuk keluarganya.
“Alhamdulillah, kami merasa diperhatikan. Kehilangan kios itu berat, tapi dengan adanya bantuan ini kami sedikit tenang karena kebutuhan makan bisa terbantu,” ucap Nurhayati dengan mata berkaca-kaca.
Komitmen Pemprov untuk Pemulihan
“Bantuan pangan ini sifatnya darurat. Untuk jangka menengah dan panjang, kami sedang merancang program pemulihan ekonomi yang lebih menyeluruh,” tegas Gubernur Sumbar Mahyeldi melalui keterangan tertulis.
Harapan ke Depan
Masyarakat berharap agar pemerintah terus mendampingi mereka hingga benar-benar pulih. Selain pemulihan ekonomi, aspek keselamatan juga menjadi sorotan.
“Kami ingin pemerintah memperbaiki sistem keamanan pasar supaya musibah seperti ini tidak terulang,” ungkap Arif, pedagang lainnya.
Penutup
Dengan penyaluran bantuan 4.104 kilogram beras, Pemprov Sumbar menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang tertimpa bencana. Meski tidak bisa menutup seluruh kerugian, langkah ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk memberikan harapan bagi para pedagang agar bangkit kembali.





