, , ,

Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan ATENSI Rp103,4 Juta untuk 66 KPM Disabilitas

oleh -322 Dilihat

Laporan Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) senilai Rp103,4 juta kepada 66 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penyandang disabilitas, Jumat (13/9/2025). Bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian pemerintah terhadap kelompok rentan agar tetap bisa mandiri dan berdaya dalam kehidupan sehari-hari.

Bentuk Kepedulian Pemerintah

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Payakumbuh bersama jajaran Dinas Sosial di aula kantor wali kota. Bantuan ATENSI ini terdiri dari alat bantu disabilitas, paket kebutuhan dasar, hingga dukungan usaha produktif bagi penerima manfaat.

“Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan bahwa penyandang disabilitas tidak tertinggal dalam pembangunan. Mereka punya hak yang sama untuk hidup sejahtera,” ujar Wali Kota dalam sambutannya.

66 KPM Disabilitas Terima Manfaat

Sebanyak 66 penerima manfaat yang terdata dalam program ini berasal dari berbagai kecamatan di Kota Payakumbuh. Jenis bantuan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, mulai dari kursi roda, tongkat, hearing aid, hingga modal usaha kecil seperti mesin jahit dan peralatan berdagang.

“Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan kebutuhan harian, tetapi juga menjadi pintu untuk kemandirian ekonomi,” ungkap Kepala Dinas Sosial Kota Payakumbuh.

Didorong untuk Mandiri

Program ATENSI yang digulirkan Kementerian Sosial dan diteruskan pemerintah daerah memang tidak sebatas memberi bantuan konsumtif, tetapi lebih kepada membangun kemandirian kelompok rentan. Karena itu, sebagian penerima diarahkan untuk memanfaatkan bantuan usaha produktif sesuai potensi mereka.

Bantuan ATENSI
Bantuan ATENSI

Berita terkini: Pemko Payakumbuh Terima Sertifikasi Aset 2025, Mantapkan Tata Kelola dan Penataan Batang Agam

Salah satu penerima manfaat, Yanti (32), penyandang disabilitas daksa, mengaku terharu menerima bantuan mesin jahit. “Saya memang punya keterampilan menjahit. Dengan mesin ini, saya bisa menerima pesanan dari tetangga dan menambah penghasilan keluarga,” katanya.

Komitmen Pemko Payakumbuh

Wali Kota menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperkuat layanan sosial bagi penyandang disabilitas. Tidak hanya bantuan fisik, tetapi juga program pendidikan, pelatihan, dan akses terhadap layanan publik yang ramah disabilitas.

“Payakumbuh harus menjadi kota yang inklusif. Kami ingin semua warganya merasa diperhatikan, apalagi mereka yang memiliki keterbatasan. Ini bentuk keadilan sosial,” ucapnya.

Harapan ke Depan

Dengan tersalurnya bantuan ATENSI senilai Rp103,4 juta ini, Pemko Payakumbuh berharap para penerima manfaat bisa lebih berdaya, mandiri, dan optimis menatap masa depan. Masyarakat pun diimbau untuk terus menumbuhkan sikap peduli dan tidak mendiskriminasi penyandang disabilitas.

“Bantuan ini hanya awal. Yang paling penting adalah bagaimana kita membangun lingkungan yang ramah dan inklusif bagi penyandang disabilitas,” pungkas Wali Kota.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.