, ,

Pemko Payakumbuh Gelar Rapat Rencana Aksi OPD untuk Kawasan Batang Agam

oleh -307 Dilihat

Payakumbuh – Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kawasan Batang Agam sebagai ruang publik strategis sekaligus ikon kota. Melalui rapat koordinasi bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemko Payakumbuh menyusun rencana aksi yang terukur, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Batang Agam sebagai Ikon Baru Kota

Kawasan Batang Agam dalam beberapa tahun terakhir digarap sebagai ruang terbuka hijau sekaligus destinasi wisata lokal yang ramah keluarga. Selain menjadi tempat rekreasi, kawasan ini juga difungsikan sebagai pusat interaksi sosial, olahraga, hingga kegiatan seni dan budaya.

“Batang Agam harus kita jadikan ikon Payakumbuh. Bukan hanya soal keindahan, tapi juga membawa manfaat ekonomi dan sosial bagi warga,” ujar salah satu pejabat Pemko dalam rapat tersebut.

Fokus pada Kolaborasi Antar-OPD

Rapat rencana aksi yang digelar di Aula Balai Kota itu menekankan pentingnya sinergi antar-OPD. Setiap perangkat daerah diberi tugas spesifik sesuai bidangnya, mulai dari penataan infrastruktur, kebersihan lingkungan, keamanan kawasan, hingga pengembangan sektor UMKM di sekitar Batang Agam.

Dinas PUPR misalnya, ditugaskan memastikan pembangunan fasilitas publik berjalan sesuai standar. Sementara Dinas Lingkungan Hidup diminta untuk menjaga ekosistem agar tidak terganggu oleh aktivitas wisata.

Pemko Payakumbuh
Pemko Payakumbuh

Baca juga: Pemko Payakumbuh Rakor SPI, MCSP, Pelayanan Publik, PBJ Strategis, Pokir Hibah dan Bansos Bersama KPK

Dukungan Ekonomi dan UMKM Lokal

Pemko Payakumbuh juga menyoroti potensi ekonomi yang bisa digerakkan melalui kawasan Batang Agam. Rencana ke depan, akan ada ruang khusus bagi pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produk unggulan mereka.

“Kita ingin Batang Agam bukan hanya indah dipandang, tetapi juga bisa menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar. UMKM harus jadi bagian dari rencana besar ini,” tegas seorang perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM.

Tantangan dan Solusi

Meski memiliki potensi besar, pengelolaan kawasan Batang Agam tidak lepas dari tantangan, seperti masalah sampah, parkir liar, hingga pemeliharaan fasilitas. Oleh sebab itu, rapat ini juga menghasilkan sejumlah solusi, di antaranya penerapan sistem kebersihan terpadu, pengaturan lalu lintas, hingga pengawasan berbasis masyarakat.

Selain itu, keterlibatan generasi muda juga menjadi perhatian khusus. Melalui komunitas pecinta lingkungan, Pemko berencana melibatkan pelajar dan mahasiswa untuk ikut menjaga kawasan tersebut.

Komitmen Berkelanjutan

Rapat ditutup dengan penegasan bahwa Pemko Payakumbuh akan terus mengawal pelaksanaan rencana aksi secara bertahap. Evaluasi rutin juga akan dilakukan agar setiap OPD dapat memastikan program berjalan sesuai target.

“Batang Agam adalah warisan dan masa depan kita. Dengan kerja bersama, kita bisa menjadikannya kawasan kebanggaan Kota Payakumbuh yang berkelas regional bahkan nasional,” pungkas pimpinan rapat.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.