Laporan Payakumbuh – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2025 resmi berakhir dengan meninggalkan catatan prestasi membanggakan bagi Kafilah Kota Payakumbuh. Dalam ajang bergengsi tersebut, Payakumbuh berhasil meraih total 77 poin dan menyabet sejumlah gelar juara di berbagai cabang lomba.
Capaian ini menjadi bukti keseriusan dan konsistensi Payakumbuh dalam pembinaan generasi Qur’ani, sekaligus memperkuat posisi daerah tersebut sebagai salah satu kafilah yang patut diperhitungkan di tingkat provinsi.
Penutupan MTQ Berlangsung Khidmat dan Meriah
Penutupan MTQ Sumbar 2025 berlangsung khidmat namun meriah, dihadiri oleh jajaran pemerintah provinsi, kepala daerah se-Sumatera Barat, tokoh agama, serta ribuan masyarakat. Ajang ini tidak hanya menjadi arena perlombaan, tetapi juga sarana syiar Islam dan penguatan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat.
Sejak awal pelaksanaan, para peserta dari berbagai kabupaten dan kota menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam berbagai cabang musabaqah.
Kafilah Payakumbuh Tampil Konsisten
Kafilah Kota Payakumbuh tampil konsisten dan kompetitif sejak hari-hari awal MTQ. Dengan pembinaan yang terstruktur dan persiapan matang, para qari, qariah, hafiz, dan hafizah Payakumbuh mampu bersaing ketat dengan kafilah daerah lain.
Perolehan 77 poin menjadi refleksi dari hasil kerja keras peserta, pelatih, serta dukungan penuh pemerintah daerah dan masyarakat.

Baca juga: Sekolah Keluarga Gemilang di Ikuti 72 Perserta Siap Diwisuda Tahun 2025
Raih Sejumlah Juara di Berbagai Cabang
Selain mengumpulkan poin, Kafilah Payakumbuh juga berhasil meraih sejumlah gelar juara pada beberapa cabang lomba MTQ. Prestasi tersebut diraih baik pada cabang tilawah, tahfiz, tafsir, maupun cabang lainnya yang diperlombakan.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pembinaan Al-Qur’an di Payakumbuh tidak hanya fokus pada satu bidang, tetapi mencakup berbagai aspek keilmuan dan seni baca Al-Qur’an.
Apresiasi Pemko Payakumbuh
Pemerintah Kota Payakumbuh menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih kafilahnya. Hasil MTQ Sumbar 2025 dinilai sebagai buah dari komitmen daerah dalam membina Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) serta mendukung kegiatan keagamaan secara berkelanjutan.
Pemko berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Payakumbuh untuk terus mendalami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
MTQ sebagai Sarana Pembinaan dan Silaturahmi
MTQ tidak hanya dipandang sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan mental, spiritual, dan silaturahmi antar daerah. Melalui MTQ, semangat mencintai Al-Qur’an terus ditanamkan, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di Sumatera Barat.
Kafilah Payakumbuh dinilai mampu menjaga sportivitas dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan selama pelaksanaan MTQ.
Evaluasi dan Persiapan Menuju MTQ Berikutnya
Usai MTQ Sumbar 2025, Pemko Payakumbuh bersama LPTQ akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi di masa mendatang. Pembinaan akan terus diperkuat, termasuk menjaring potensi baru sejak usia dini.
Dengan modal prestasi 77 poin dan sejumlah juara, Payakumbuh optimistis dapat tampil lebih baik lagi pada MTQ tingkat provinsi maupun ajang yang lebih tinggi di masa depan.
Harapan Lahirkan Generasi Qur’ani
Prestasi Kafilah Payakumbuh di MTQ Sumbar 2025 diharapkan tidak berhenti pada angka dan gelar semata, tetapi mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
MTQ Sumbar 2025 pun ditutup dengan harapan besar agar semangat mencintai Al-Qur’an terus hidup dan berkembang di seluruh penjuru Ranah Minang.





