Laporan Payakumbuh – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di jalur pendakian Penyalaian pada pagi hari ini, menyebabkan sejumlah kendaraan terlibat dan korban jiwa. Aparat kepolisian bersama tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban tewas, pengamanan area, serta pengaturan arus lalu lintas yang sempat lumpuh total.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di ruas jalan menanjak yang dikenal rawan kecelakaan, terutama pada pagi hari saat lalu lintas mulai padat dan kondisi jalan licin akibat cuaca.
Kronologi Awal Kecelakaan Beruntun
Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun di lapangan, kecelakaan diduga bermula saat salah satu kendaraan mengalami hilang kendali di tanjakan. Kendaraan tersebut kemudian menabrak kendaraan lain di depannya, hingga memicu tabrakan beruntun yang melibatkan beberapa unit kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
Benturan keras menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan parah, bahkan beberapa di antaranya ringsek di bagian depan dan samping.
Polisi dan Tim Gabungan Lakukan Evakuasi
Petugas kepolisian yang menerima laporan segera menuju lokasi kejadian. Proses evakuasi korban dilakukan dengan hati-hati mengingat kondisi jalan yang sempit dan menanjak. Korban meninggal dunia dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat, sementara korban luka-luka mendapatkan penanganan medis awal sebelum dilarikan ke rumah sakit.
Selain polisi, proses evakuasi turut melibatkan petugas BPBD, tenaga medis, serta warga sekitar yang membantu mengamankan lokasi.

Baca juga: Pemprov Sumbar Raih Apresiasi Bank Indonesia Award, Terbaik dalam Transformasi Digital
Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh Total
Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di jalur pendakian Penyalaian sempat tersendat bahkan lumpuh total selama proses evakuasi dan pembersihan badan jalan. Kendaraan dari kedua arah terpaksa berhenti dan dialihkan sementara ke jalur alternatif.
Petugas kepolisian terlihat mengatur lalu lintas secara manual guna mengurai kepadatan dan mencegah terjadinya kecelakaan susulan.
Dugaan Penyebab Masih Diselidiki
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut. Dugaan sementara mengarah pada faktor kondisi jalan menanjak, jarak kendaraan yang terlalu dekat, serta kemungkinan rem kendaraan tidak berfungsi optimal.
Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian.
Polisi Imbau Pengendara Lebih Waspada
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur pendakian Penyalaian, terutama pada jam-jam sibuk pagi hari. Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, menjaga jarak aman, serta tidak memaksakan kecepatan di jalur menanjak dan menikung.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama, apalagi di jalur rawan kecelakaan,” imbau petugas di lokasi.
Warga Sekitar Ikut Membantu Evakuasi
Warga sekitar lokasi kejadian turut membantu proses evakuasi dan pengamanan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Mereka berharap pemerintah dan pihak terkait dapat meningkatkan rambu peringatan serta pengawasan di jalur pendakian tersebut untuk mencegah kecelakaan serupa terulang kembali.
Penanganan Terus Berlanjut
Hingga siang hari, proses penanganan kecelakaan masih terus berlangsung. Polisi memastikan jalur pendakian Penyalaian kembali aman dilalui setelah seluruh kendaraan yang terlibat berhasil dievakuasi dan kondisi jalan dinyatakan aman.
Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan disiplin berlalu lintas, khususnya di jalur ekstrem yang memiliki tingkat risiko tinggi.





